BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasal 1
Dalam Peraturan Menteri ini yang dimaksud dengan:      
1. Jaminan Hari Tua yang selanjutnya disingkat JHT adalah manfaat uang tunai yang dibayarkan sekaligus pada saat Peserta memasuki usia pensiun, meninggal dunia, atau mengalami cacat total tetap.     
2. Peserta JHT yang selanjutnya disebut Peserta adalah setiap orang, termasuk orang asing yang bekerja paling singkat 6 (enam) bulan di Indonesia yang telah membayar iuran.     
3. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang selanjutnya disebut BPJS Ketenagakerjaan adalah badan hukum publik yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.     
4. Kartu Peserta BPJS Ketenagakerjaan adalah identitas sebagai bukti kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan yang memiliki nomor identitas tunggal yang berlaku untuk semua program jaminan sosial ketenagakerjaan yang diterbitkan oleh BPJS Ketenagakerjaan sesuai dengan penahapan kepesertaan.     
Pasal 2
(1) Peserta program JHT terdiri atas:     
a. Peserta penerima upah yang bekerja pada pemberi kerja selain penyelenggara negara; dan     
b. peserta bukan penerima upah.     
(2) Peserta penerima upah yang bekerja pada pemberi kerja selain penyelenggara negara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a, meliputi:     
a. pekerja pada perusahaan;     
b. pekerja pada orang perseorangan; dan     
c. orang asing yang bekerja di Indonesia paling singkat 6 (enam) bulan.     
(3) Peserta bukan penerima upah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b meliputi:     
a. pemberi kerja;     
b. pekerja di luar hubungan kerja atau pekerja mandiri; dan     
c. Pekerja yang tidak termasuk huruf b yang bukan menerima upah.     
Pasal 3
(1) Pemberi kerja sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (3) huruf a meliputi:     
a. pemegang saham atau pemilik modal; dan     
b. orang perseorangan yang mempekerjakan pekerja dan tidak menerima upah.     
(2) Pekerja diluar hubungan kerja sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (3) huruf b termasuk pekerja dengan hubungan kemitraan.     
PERATURAN TERKAIT
  1. TATA CARA DAN PERSYARATAN PEMBAYARAN MANFAAT JAMINAN HARI TUA
    Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 2 Tahun 2022